JAKARTA — Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan meraih Piagam Penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tahun 2025 dengan Indeks Pelayanan Publik kategori “Pelayanan Prima”. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kinerja pelayanan yang memenuhi standar mutu, akuntabilitas, dan kepuasan pengguna layanan.
Piagam penghargaan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 19 November 2025 dan ditandatangani oleh Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. Penghargaan ini merupakan bagian dari upaya BPOM dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh unit kerja melalui evaluasi kinerja yang terukur dan berkelanjutan.
Penguatan Mutu Layanan Publik
Perolehan kategori Pelayanan Prima menunjukkan bahwa Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan dinilai mampu menyelenggarakan pelayanan publik secara efektif, transparan, dan berorientasi pada mutu. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain standar pelayanan, kompetensi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pengelolaan pengaduan, serta tingkat kepuasan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan terus melakukan penguatan tata kelola layanan, termasuk peningkatan kapasitas laboratorium, pemenuhan standar mutu pengujian, serta optimalisasi proses bisnis layanan agar lebih efisien dan akuntabel.
Peran Strategis dalam Sistem Pengawasan
Sebagai unit teknis di lingkungan BPOM, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan memiliki peran strategis dalam mendukung sistem pengawasan obat dan makanan nasional. Hasil pengujian yang dihasilkan menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan pengawasan, penjaminan mutu produk, serta perlindungan kesehatan masyarakat.
Penghargaan ini menegaskan kontribusi Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan dalam memastikan bahwa pelayanan pengujian tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Komitmen Peningkatan Berkelanjutan
Capaian Pelayanan Prima ini menjadi momentum bagi Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan. Ke depan, unit ini berkomitmen untuk memperkuat inovasi pelayanan, meningkatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta menyesuaikan layanan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
BPOM berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu bagi seluruh unit kerja untuk terus memperkuat budaya pelayanan publik yang berorientasi pada mutu dan kepentingan masyarakat.