BPKOM Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Pelatihan Instrumentasi LC-HRMS

12-09-2025 Umum Dilihat 94 kali

Jakarta – Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan (BPKOM), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pengujian obat dan makanan yang semakin kompleks. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengikuti Pelatihan Instrumentasi Liquid Chromatography–High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS) dengan fokus Targeted, Suspected, dan Unknown Sample Analysis yang dilaksanakan pada 8–11 Oktober 2025 di Corpora Science, Yogyakarta.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan Pengawas Farmasi dan Makanan BPKOM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis pengujian berbasis instrumen mutakhir.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan teori serta praktikum langsung terkait prinsip kerja spektrometri massa dan aplikasi LC-HRMS berbasis Orbitrap. Materi pelatihan mencakup sample preparation, peptide tryptic digestion, injeksi sampel, optimasi metode, hingga interpretasi data hasil analisis. Peserta juga dilatih menggunakan berbagai perangkat lunak pengolahan data HRMS, antara lain Compound Discoverer, FreeStyle, TraceFinder, dan Proteome Discoverer.

Narasumber pelatihan, Hendy Dwi Warmiko, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan LC-HRMS sangat penting untuk mendukung kemampuan laboratorium dalam mengidentifikasi senyawa target, senyawa terduga, hingga senyawa yang belum diketahui. Selain itu, pendekatan analisis proteomik targeted yang dipelajari dalam pelatihan ini juga dapat dimanfaatkan untuk penentuan aspek kehalalan produk obat dan pangan.

Melalui pelatihan ini, peserta mengalami peningkatan kompetensi dalam melakukan interpretasi data HRMS serta identifikasi senyawa dan peptida menggunakan pendekatan targeted dan untargeted. Hasil pelatihan diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk mendukung kegiatan pengujian sampel kasus maupun sampel khusus di lingkungan BPKOM.

Keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen BPOM untuk terus meningkatkan kapasitas laboratorium pengujian, sejalan dengan upaya penguatan pengawasan obat dan makanan guna melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan kehalalan.

Sarana