Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menegaskan bahwa ibu merupakan sumber energi bangsa yang berperan sentral dalam membentuk generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Ibu, sebagai refleksi atas kontribusi strategis kaum ibu dalam menjaga ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurut Kepala Badan POM, peran ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kebangsaan yang luas. Melalui peran ibu dalam pemenuhan gizi keluarga, pengawasan konsumsi obat dan makanan, serta pembentukan pola hidup sehat, ibu menjadi aktor kunci dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat sejak lingkup paling dasar, yaitu keluarga.
“Ibu adalah sumber energi bangsa. Dari tangan ibu lahir generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan berintegritas. Peran ini sangat strategis dalam mendukung pembangunan nasional,” tegasnya.
Dalam konteks tugas dan fungsi Badan POM, Kepala Badan POM menekankan bahwa literasi keamanan obat dan makanan di tingkat keluarga sangat bergantung pada peran ibu. Kepekaan ibu dalam memilih pangan aman, memahami informasi label, serta memastikan penggunaan obat yang rasional menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan terlindungi.
Lebih lanjut, Kepala Badan POM juga menggarisbawahi pentingnya dukungan kebijakan dan lingkungan kerja yang ramah perempuan dan ibu, termasuk di lingkungan Badan POM dan unit pelaksana teknisnya. Dukungan tersebut dinilai penting agar perempuan dapat menjalankan peran gandanya secara optimal tanpa kehilangan ruang untuk berkembang secara profesional.
Peringatan Hari Ibu, menurutnya, harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap perempuan dan ibu, tidak hanya melalui simbol dan ucapan, tetapi melalui kebijakan nyata, budaya kerja yang inklusif, serta komitmen bersama dalam melindungi martabat perempuan.
Melalui pesan tersebut, Kepala Badan POM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan penghormatan terhadap ibu sebagai bagian dari gerakan kolektif membangun bangsa yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.