Dalam menghadapi tantangan pengawasan obat dan makanan yang semakin kompleks di era globalisasi, Kepala Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan (BPKOM) mendorong seluruh tim di unit kerjanya untuk aktif mengembangkan kompetensi diri agar mampu bersaing sebagai individu dengan reputasi mendunia.
Dorongan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional. Menurut Kepala Balai, kualitas institusi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan sarana, tetapi juga oleh kapasitas individu yang mengisinya.
“Setiap pegawai harus memiliki kesadaran bahwa pengembangan kompetensi adalah kebutuhan pribadi sekaligus tanggung jawab profesional. Kita tidak cukup hanya kompeten di level nasional, tetapi juga harus mampu berkompetisi dan diakui di tingkat global,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan berbahasa asing menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika kerja sama internasional, perkembangan teknologi laboratorium, dan standar global di bidang pengujian obat dan makanan.
Kepala Balai juga mendorong tim untuk memanfaatkan berbagai peluang pengembangan kapasitas, termasuk pelatihan, pendidikan lanjutan, serta program kerja sama internasional yang relevan dengan tugas dan fungsi pengawasan obat dan makanan. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan penguatan SDM aparatur yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme dan daya saing bangsa.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa budaya belajar berkelanjutan perlu terus ditanamkan di lingkungan BPKOM. Dengan SDM yang unggul dan berwawasan global, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih kuat dalam mendukung kinerja Badan POM serta menjaga kepercayaan publik terhadap keamanan dan mutu produk obat dan makanan.
“Reputasi institusi akan tumbuh ketika individu-individu di dalamnya memiliki kapasitas, integritas, dan pengakuan yang melampaui batas wilayah,” kata Kepala Balai.
Melalui penguatan kompetensi SDM secara berkelanjutan, BPKOM optimistis dapat terus beradaptasi dan berperan aktif dalam menjawab tantangan pengawasan obat dan makanan di tingkat nasional maupun global.