Menghargai Peran Ibu, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan Teguhkan Komitmen Kesetaraan dan Kepedulian

22-12-2025 Umum Dilihat 38 kali

Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan meneguhkan komitmennya dalam menghargai peran strategis kaum ibu, baik dalam keluarga maupun di ruang publik, khususnya dalam pengabdian di bidang pengujian obat dan makanan.

Peringatan Hari Ibu tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk menegaskan kembali nilai penghormatan, kesetaraan, dan perlindungan terhadap perempuan, terutama ibu, yang memiliki peran ganda sebagai penggerak keluarga sekaligus kontributor penting dalam pembangunan nasional.

Kepala Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan menyampaikan bahwa institusi memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan mendukung keseimbangan peran perempuan, khususnya bagi pegawai perempuan yang juga berstatus sebagai ibu.

“Ibu adalah fondasi ketahanan keluarga dan bangsa. Di lingkungan kerja, kami berkomitmen memastikan perempuan dan ibu mendapatkan ruang yang setara, aman, dan bermartabat untuk berkembang secara profesional,” ujarnya.

Sebagai unit pelaksana teknis yang berperan strategis dalam menjamin mutu dan keamanan obat serta makanan, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan juga menyadari bahwa kontribusi perempuan—termasuk para ibu—sangat signifikan dalam menjaga integritas ilmiah, ketelitian pengujian, serta pelayanan publik yang berkualitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan budaya kerja yang menghargai kesetaraan gender, dukungan terhadap keseimbangan kerja dan keluarga, serta peneguhan nilai saling menghormati antarpegawai. Lingkungan kerja yang berperspektif gender diyakini mampu meningkatkan kinerja organisasi sekaligus memperkuat kesejahteraan sumber daya manusia.

Peringatan Hari Ibu di lingkungan Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan juga menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap kaum ibu tidak berhenti pada satu hari peringatan, melainkan harus terwujud dalam kebijakan, perilaku, dan praktik kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peran perempuan dan ibu sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Sarana