Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan Siap Ambil Peran dalam Studi Global WHO tentang Emisi Emisi Produk Tembakau Generasi Baru

18-12-2025 Dilihat kali

JakartaBalai Pengujian Khusus Obat dan Makanan menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam studi kolaboratif global yang diinisiasi World Health Organization (WHO) melalui WHO Tobacco Laboratory Network (TobLabNet). Hal ini mengemuka dalam Ninth Plenary Meeting of WHO TobLabNet yang diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh perwakilan laboratorium pengujian tembakau dari berbagai negara.

Pada hari pertama pertemuan, WHO TobLabNet mengumumkan rencana pelaksanaan studi kolaboratif yang berfokus pada emisi produk tembakau panas (heated tobacco products/HTP), khususnya pengujian kandungan nikotin dan aldehida. Studi ini bertujuan menghasilkan data ilmiah yang andal dan terstandar guna mendukung kebijakan pengendalian tembakau berbasis bukti.

WHO TobLabNet secara resmi mengundang laboratorium anggota, termasuk Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan, untuk berpartisipasi dalam studi tersebut. Keterlibatan laboratorium nasional dinilai strategis mengingat meningkatnya peredaran produk tembakau panas dan perlunya pengawasan mutu serta keamanan yang komprehensif.

Partisipasi dalam studi ini tidak hanya memperkuat kontribusi Indonesia dalam jejaring ilmiah global, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas laboratorium, khususnya dalam penguasaan metode analisis emisi produk tembakau alternatif yang semakin kompleks.

Melalui keikutsertaan dalam WHO TobLabNet, Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat, sekaligus berperan aktif dalam pengembangan bukti ilmiah internasional yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pengendalian tembakau.

Sarana